Logo UIN_RF Banner

Program Studi Biologi
Fakultas Sains dan Teknologi
UIN Raden Fatah Palembang

blog-img
17/11/2022

UIN Raden Fatah Melaksanakan Seminar Nasional Bertajuk Perempuan dan Perubahan Iklim Global

Admin Mahasiswa | Rilis Berita

Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang menjadi tuan rumah dalam kegiatan seminar nasional yang bertema perempuan dan perubahan iklim global. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Konferensi Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA): Pra Kongres KUPI ke-2. Kamis, (17/11/22).

Dalam seminar nasional ini, terdapat tiga pemateri hebat yang menyampaikan presentasinya, yaitu: Prof. Dr. Nyayu Khadijah, S.Ag., M.Si, yang menyampaikan materi tentang peranan perguruan tinggi keagamaan islam dalam pengendalian perubahan iklim global, dimana UIN Raden Fatah Palembang telah melakukan berbagai kegiatan, antara lain: penanaman pohon masif dilakukan bekerja sama dengan berbagai pihak (BPDAS Musi, BPTH, BPNU, dll), tak lepas juga perempuan yang ikut andil di dalamnya, penggunaan sumber energi terbarukan dari solar panel untuk aktivitas kampus, pengurangan kertas dan plastik, pengelolaan dan daur ulang sampah, dll. "Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya, jikalau dikaitkan dengan perubahan iklim. Maka seorang perempuan haruslah menjaga lingkungan sehingga yang hijau, bersih, sehat, dan indah. Kegiatan ini diharapkan memberikan kesadaran kepada kaum perempuan untuk memberikan pendidikan terbaik dan menanamkan kepada anak-anaknya kelak untuk senantiasa berakhlakul karimah terhadap lingkungan sekitarnya termasuk flora dan fauna." Tambah Prof. Nyayu.

Dalam akhir penyampaian materinya, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Nyayu Khadijah, S.Ag., M.Si selaku tuan rumah mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktur Pendidikan Tinggi Islam, para Wakil Rektor, Kepala Biro, Pimpinan Fakultas, Lembaga dan Unit, Panitia Konferensi PSGA: Pra Kongres KUPI ke-2 2022, dan seluruh sivitas akademika yang telah bekerja keras hingga terlaksananya kegiatan ini. Permohonan maaf juga disampaikan bila terdapat kekurangan dari penyambutan hingga kepulangan bapak dan ibu semua.

"Dalam Penyelenggaraan Konferensi Pusat Studi Gender dan Anak Tahun 2022. Kami merasa bangga dan terhormat menjadi tuan rumah dalam terlaksannya kegiatan ini. Kami yakin bahwa kepedulian, pendampingan, riset dan inisiatif untuk melakukan advokasi kebijakan untuk menghapuskan kekekerasan berbasis gender suatu keharusan dan kami berharap kiranya kegiatan ini bermanfaat untuk mewujudkan Perguruan Tinggi Keagamaan yang responsif gender serta menjadi momen dan ruang refleksi bagi PSGA dan pemangku kebijakan." Ujar Prof Nyayu.

Setelah pemaparan materi yang disampaikan Prof. Nyayu, dilanjut oleh Dr. Tien Aminatun, M.Si, selaku dosen Universitas Negeri Yogyakarta sebagai pematari kedua, beliau menyampaikan mengenai peran perempuan dalam perubahan iklim. Beliau mengatakan bahwa tidak ada perbedaan bagi perempuan dan laki-laki, perempuan dan laki-laki, keduanya harus diberikan kesempatan yang sama dalam mengatasi perubahan iklim.

Penanaman nilai agama juga sangat penting dalam isu perubahan iklim global. Sebagaimana yang disampaikan oleh Kiagus Faisal, S.Ag., M.Pd.I selaku Kepala MAN Insan Cendikia Ogan Komering Ilir (OKI), beliau mengatakan bahwa pentingnya menanamkan nilai agama dalam diri, sebagaimana yang ada di madrasah bahwa setiap siswa madrasah diajarkan mengenai kuasa Allah yang sangat besar, yang menciptakan segala sesuatu memiliki manfaatnya tersendiri, dan tugas kita sebagai manusia untuk menjaga dan melestarikannya. Maka dari itu penanaman nilai-nilai islami sangat diperlukan dalam perubahan iklim global. (Lmt).

 

 

 

 

 

 

Bagikan Ke:

Populer